Inilah 5 Organ Tubuh Manusia yang Bisa di Donorkan

Donor adalah kegiatan menyumbangkan bagian organ tubuh seseorang terhadap orang lain, baik itu karena keikhlasan maupun karena kebutuhan ekonomi. Namun pada dasarnya mendonorkan organ adalah hal yang legal dan menjadi tidak ilegal jika disertai dengan uang, artinya pemerintah telah menetapkan ketentuan bahwa menjual organ adalah tindakan yang menyalahi. Terlepas dari itu semua, setiap orang punya alasan masing-masing. Mungkin kita hanya mengenal istilah donor adalah pada donor darah saja serta donor ginjal yang belakangan mulai banyak media yang memberitakan hal itu. Namun perlu anda ketahui bahwa ternyata organ yang bisa anda donorkan bukan hanya sebatas darah dan ginjal saja ada beberapa macam organ lain yang bisa anda donorkan kepada orang lain.


Sebelum seseorang bersedia melakukan donor organ, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu bagaimana kondisi kesehatan pendonor saat ini, lalu apa risiko yang akan terjadi pada pendonor paska dilakukan pengangkatan organ yang didonorkan. Jika didiagnosa akan mengalami gangguan kesehatan setelah melakukan donor organ, maka biasanya pihak dokter atau medis tidak akan melakukan tindakan kepada calon pendonor tersebut. Sejatinya pihak medis menyebutkan bahwa mendonorkan organ tidak akan berdampak pada kesehatan, karena organ tubuh yang hilang akan secara otomatis di normal kan kembali oleh organ lainnya. Namun jika kita telaah secara nalar, tentu sangat tidak mungkin dalam kondisi baik-baik saja jika salah satu organ di dalam tubuh diangkat, sudah barang tentu pasti ada efek samping dan pengaruhnya terhadap kesehatan.

Organ tubuh yang bisa didonorkan tidak harus diambil ketika pendonor dalam keadaan meninggal, namun dalam kondisi hidup sekalipun ada beberapa organ tubuh yang bisa tetap didonorkan dan organ lainnya mashi tetap bisa berfungsi layaknya ketika belum diambil salah satu organ di dalamnya. Namun perlu anda ketahui, tidak semua organ bisa didonorkan ada beberapa organ yang memang paling sering didonorkan diantaranya :

1. Organ Ginjal
Salah satu organ tubuh yang paling sering didonorkan adalah ginjal, dimana ginjal yang berfungsi sebagai penyaring darah serta menjaga keseimbangan air ini kerap mengalami gangguan sehingga banyak orang yang menderita masalah pad aginjalnya dan membutuhkan donor ginjal dari orang lain. Dan biasanya transalantasi ginjal akan dianjurkan kepada mereka yang memang mengalami gagal ginjal. Sementara pada pendonor, biasanya hanya satu ginjal saja yang didonorkan dan meskipun hanya menyisakan satu ginjal namun ginjal tersebut masih berfungsi menyaring darah dan melengkapi semua kebutuhan tubuh.

2. Organ Jantung
Organ yang selanjutnya adalah jantung, jantung didonorkan biasanya kepada mereka yang mengalami masalah gagal jantung atau orang yang lahir dengan keadaan jantung cacat. Transplantasi jantung sejatinya bisa dilakukan degan dua keadaan, jantung didonorkan ketika pendonor sudah dinyatakan meninggal atau pendonor tetap hidup jika pendonor memailiki jantung pengganti.

3. Organ Hati
Organ yang dapat mengeluarkan cairan empedu dan aktif memproduksi protein dapat didonorkan kepada seseorang yang mengalami kanker hari. Hati layaknya ginjal yang memiliki dua bagian, dimana pendonor bisa mendonorkan salah satu bagian dari hatinya. Hal itu dilakukan karena ternyata sel hati bisa tumbuh kembali layaknya organ lain yang mampu beregenerasi sampai hati berkuran seperti semula.

4. Kornea Mata
Donor kornea biasanya dilakukan kepada mereka yang mengalami kebutaan kornea, sehingga donor kornea bertujuan dapat mengembalikan penglihatan penderita tersebut. Donor kornea bisa dilakukan jika pendonor tidak memiliki penyakit menular. Selain bisa dilakukan kepada pendonor yang sudah hidup, pendonor kornea juga bisa dilakukan kepada orang yang sudah meninggal dengan catatan proses transplantasi dilakukan dalam waktu 24 jam sebelum organ orang meninggal tersebut tidak bisa didonorkan lagi.

5. Kulit
Organ tubuh yang selanjutnya adalah kulit, kulit dapat didonorkan kepada orang yang mengalami luka bakar parah atau orang yang kehilangan kulit akibat infeksi. Dan biasanya pendonor kulit adalah orang yang sudah meninggal tanpa batasan usia, warna. Dan pendonor yang memiliki penyakit menular atau HIV tidak bisa melakukan pendonoran kulit. Proses pendonoran kulit harus segera dilakukan dalam waktu 6 jam paska kematian dan hanya seperenam tubuh bagian atas saja yang bisa diambil kulitnya.

Selain lima organ tubuh di atas, ternyata masih ada beberapa organ tubuh lain yang bisa didonorkan dengan catatan pendonor harus sudah dalam keadaan meninggal, adapun organ-organ tersebut seperti mata, tulang, paru-paru, jaringan dan lain sebagainya. Namun bagi anda yang ingin mendonorkan organ kepada orang lain sebaiknya lakukan dengan cara legal dan dibawah pemeriksaan dokter. Karena belakangan marak donor organ ilegal tanpa mementingkan kesehatan dan keselamatan pendonor dan dilakukan dengan cara yang ilegal.