HomeKesehatan

Tanda Atau Gejala Penyakit Usus Buntu dan Cara Mencegahnya

Tanda Atau Gejala Penyakit Usus Buntu dan Cara Mencegahnya
Like Tweet Pin it Share Share Email

Usus buntu merupakan salah satu organ tubuh yang letaknya berada di dalam perut sebelah kanan. Apabila usus buntu ini terserang oleh infeksi maka akan timbul gangguan berupa peradangan yang dapat menimbulkan rasa sakit. Bagi anda yang mungkin begitu memahami akan tanda dan juga cara mencegah penyakit usus buntu. Bisa mengikuti informasi seputar tanda atau gejala penyakit usus buntu dan juga cara pencegahannya berikut ini.

Tanda Atau Gejala Penyakit Usus Buntu.

1. Nyeri Perut.
Gangguan yang terjadi pada usus buntu dapat menimbulkan gejala nyeri pada perut, hal ini dapat menjadi tanda dari gejala awal penyakit usus buntu. Nyeri di bagian perut akan menimbulkan usus buntu pecah dan dampaknya akan berpengaruh pada organ lain disekitarnya.

2. Demam.
Gejala demam juga akan datang karena ini merupakan reaksi bagi tubuh saat melawan infeksi yang menyerang tubuh. Sehingga akan meningkatkan suhu tubuh dan terjadilah demam. Hal ini akan terjadi karena didalam tubuh mempuanyai reaksi alami untuk membunuh bakteri yang ada pada usus buntu.

3. Hilangnya Nafsu Makan.
Apabila terjadi masalah pada nafsu makan yang tiba-tiba saja hilang, maka dapat menandakan adanya gejala penyakit usus buntu. Namun perlu diingat bahwa hilangnya nafsu makan bukan hanya terjadi pada gejala dari penyakit usus buntu ini.

4. Susah Buang Angin.
Normalnya setiap hari pasti akan beberapa kali membuang angin yang ada di dalam perut. Namun jika sampai dalam satu hari tidak juga bisa membuang angin dalam perut maka perut akan berasa sangat tidak nyaman dan begah. Kesusahan buang angin dapat menjadi salah satu tanda adanya infeksi pada usus buntu yang dapat menyebabkan ketidakmampuan untuk membuang gas di dalam perut.

5. Perut Kembung.
Gejala perut kembung juga berkaitan erat dengan masalah kesulitan membuang gas di dalam perut. Sehingga hal ini akan membuat gas akhirnya bersarang dan terakumulasi di dalam perut. Perut kembung juga akan membuat rasa yang tidak nyaman pada perut.

6. Muncul Rasa Sakit Pada Pusar.
Jika muncul rasa sakit pada bagian pusar maka perlu untuk berhati-hati. Karena hal ini dapat menjadi salah satu indikasi adanya gejala awal adanya infeksi usus buntu. Rasa sakit pada pusar ini akan meluas pada area perut bagian bawah.

7. Susah Buang Air Besar.
Gejala penyakit usus buntu juga dapat membuat masalah kesusahan buang air besar. Sebab setiap terjadi masalah pada saluran pencernaan, maka akan timbul masalah sembelit ini.

8. Diare.
Apabila terjadi gangguan pencernaan seperti diare yang tak kunjung sembuh, sebaiknya perlu untuk waspadai. Sebab hal ini bisa menjadi salah tau gejala awal dari infeksi usus buntu. Diare akan terjadi akibat adanya kinerja dari usus yang kurang optimal dalam melakukan proses sekresi disebabkan karena adanya bakteri di dalamnya.

9. Peritonitis.
Peritonitis merupakan salah satu gejala penyakit usus buntu yang dapat menimbulkan rasa sakit secara terus menerus dan disertai dengan mual dan juga muntah. Peritonitis ini terjadi karena adanya komplikasi pecahnya usus buntu. Apabila gejala mual dan muntah berlangsung dalam waktu yang cukup lama, maka disarankan untuk segera berkonsultasi pada dokter.

10. Nyeri Perut Disebelah Kanan.
Usus buntu terletak di sebelah kanan perut, dan jika sampai gangguan padanya maka secara otomatis akan menimbulkan rasa sakit di bagian perut bagian kanan.

11. Meriang.
Selanjutnya untuk gejala usus buntu juga dapat ditandai dengan adanya rasa meriang yang terjadi dalam jangka waktu yang cukup lama. Meriang akan menyebabkan badan terasa kaku, pegal-pegal dan merasa tidak nyaman.

12. Sel Darah Putih Meningkat.
Apabila setelah melakukan tes darah dan didapati adanya peningkatan jumlah sel darah putih di dalam tubuh, maka itu bisa menjadi tanda adanya gangguan yang sedang berlangsung di dalam tubuh. Pasalnya, sel darah putih inilah yang memiliki peran aktif dalam melawan kuman serta bakteri di dalam tubuh.

Cara Mencegah Penyakit Usus Buntu.
Untuk mencegah datang nya penyakit usus buntu dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa hal seperti berikut :

Memperbanyak Asupan Serat.
Makanan yang banyak mengandung serat akan berguna untuk membersihkan usus dan juga saluran pencernaan. Sehingga dengan memperbanyak asupan serat setiap harinya akan menjauhkan organ pencernaan dari masalah infeksi, salah satunya adalah infeksi usus buntu. Perbanyak asupan buah dan juga sayur agar bisa memenuhi kebutuhan setiap harinya.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh.
Hal terpenting yang harus dilakukan untuk mencegah datangnya segala macam penyakit pada tubuh adalah dengan meningkatkan sitem kekebalan tubuh. Apabila daya tahan tubuh meningkat tentu segala ancaman yang datang aan dihadang dan dilawan dengan baik sebelum sampai menyakiti organ tubuh. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh dapat dilakukan dengan cara memperbanyak mengkonsumsi makanan-makanan bergizi terutama untuk sayuran dan juga buah-buahan yang banyak mengandung vitamin C, didalamnya.

Konsumsi Air Putih.
Penuhi kebutuhan cairan setiap harinya dengan mengkonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari dan jika aktivitas terlampau padat, maka bisa menambah porsi dari pengonsumsian air putih ini.

Jangan Menunda Buang Air Besar.
Saat muncul rasa ingin buang air besar, maka segeralah untuk melakukannya. Jangan pernah menunda buang air besar karena penumpukan feses di dalam pembuangan akan mengakibatkan timbulnya radang usus buntu.

Jangan Menahan Buang Gas.
Terkadang kebisaan menahan buang gas atau angin ini sering terjadi, dikarenakan berada dalam kondisi yang tidak tepat. Namun tahukah bahwa kebiasaan menahan buang gas ini justru akan berdampak kurang baik pada kesehatan. Gas yang dihasilkan dari sisa-sisa pencernaan memang sudah sewajarnya dikeluarkan karena didalamnya mengandung limbah yang sedah tidak dibutuhkan oleh tubuh. Sering menahan buang angin akan mengakibatkan penyumbatan pada saluran pencernaan dan bisa menimbulkan radang usus buntu.

Istirahat yang Cukup.
Mengistirahatkan tubuh sama halnya dengan memberikan waktu bagi tubuh untuk bisa memperbaiki sistem metabolisme yang sudah seharian penuh melakukan tugas berat.

Hindari Junk Food.
Sebisa mungkin jauhi segala makanan cepat saji, karena makanan tersebut sangat rendah akan nutrisi dan terlalu banyak mengandung bahan kimia yang kurang baik untuk sistem pencernaan.

Mengurangi Konsumsi Minuman Berkafein.
Sebaiknya hindari terlalu banyak meminum kopi, karena kandungan kafein didalamnya dapat menyebabkan masalah sembelit.

Demikian penjelasan mengenai gejala atau tanda penyakit usus buntu yang penting untuk diketahui. Jangan pernah ragu untuk memeriksakan dan berkonsultasi pada dokter jika terjadi sesuatu yang janggal pada kondisi tubuh.

Comments (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *